Mengapa kita membahas
tentang judul ini?
Jadi waktu itu saya gak sengaja ketemu sebuah postingan yang
membahas tentang pentingnya membayar pajak. Lalu, dikolom komentar ada seorang
yang gua gak tau siapa nanyain tentang mengapa kita harus membayar air? Dan gua pun ter-trigger untuk membahasnya di sini. Jadi mari kita bahas dulu
Apa itu air?
Air adalah senyawa yang berwujud cair yang terdidri dari 2
unsur yakni hidrogen dan oksigen.
Lalu, mengapa kita
tidak bisa bernafas didalam air?
Karena oksigen pada air merupakan unsur senyawa dan bukan
unsur tunggal. Jadi bila kita menghirup oksigen pada air, otomatis hidrogen
yang juga terkandung didalamnya akan ikut terhirup. Atau secara sederhana bisa
kita bilang karena oksigen di air memiliki wujud cair dan bukan gas sehingga
paru paru kita tidak bisa mengolahnya.
Air bisa kita temui dimana saja. Diatas, dibawah, bahkan 70%
tubuh manusia merupakan air.
Lalu, mengapa kita
harus membayar air?
Jawaban nya cukup simpel, yakni karena kita membelinya.
Kita tidak akan membayar air yang turun dari langit karena
air itu datang dengan sendirinya. Sedangkan air yang kita bayar ini berasal
dari PDAM.
Apa itu PDAM?
Perusahaan Daerah Air Minum disingkat PDAM, merupakan
perusahan milik daerah yang berkewajiban menyuplai air minum untuk daerahnya.
Berbeda dengan PLN, PDAM bukanlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jadi PDAM dikuasai dan dipertanggung jawabi
oleh daerah dan bukan negara.
Mengapa demikian?
Seperti dalam namanya, PDAM adalah perusahaan daerah. Sedang
PLN adalah perusahaan negara. Selain itu, mungkin dikarenakan sumber
pengambilan air yang berasal dari sungai daerah menjadikan PDAM sebagai
tanggung jawab daerah dan bukan negara.
Sungai daerah? Sungai
di daerah saya kotor. Kok bisa jadi bersih?
Ada beberapa tahapan yang membuat air dari PDAM menjadi
bersih. Tapi saya hanya akan menjelaskannya secara singkat agar mudah dipahami.
Pertama, air dari sungai ditampung dalam sebuah penampungan
dan dibiarkan sampai kotoran berat yang terkandung didalam air mengendap.
Lalu air nya disalurkan ke penampungan lain, dan endapannya
dibuang.
Kedua, air yang sudah setengah bersih diberikan tawas untuk
mengilangkan bakteri yang ada didalamnya. Selain tawas, air juga diberikan
kaporit agar menjadi jernih.
Terakhir, air di olah hingga zat kimia berlebihnya hilang
dan lalu disalurkan kerumah rumah.
Terus, kenapa air di
rumah saya masih keruh?
Mungkin karena penggunaan kaporitnya tidak banyak.
Penggunaan kaporit yang berlebihan tidak baik bagi kesehatan.
Kalau airnya dari
sungai, terus kenapa kita bayar?
Dengan mengetahui proses pengolahan air, tentunya kalian
juga pasti mengerti kalau setiap tahapannya dilakukan oleh orang yang
berpengalaman dan bahan yang tidak gratis. Oleh karena itu air yang telah
diolah di PDAM kita bayar jasanya dan bahan bakunya.
Mengapa pertanyaan ini
bisa ada?
Dibeberapa daerah, air bersih dibeli dengan sangat mahal.
Terkadang juga penghitunga kubik air yang tidak wajar membuat pembayaran air
bersih menjadi meningkat. Dengan melonjaknya harga dari air bersih tersebut
membuat masyarakat berpikir mengapa mereka harus membayar air.
Mengapa demikian?
Hal ini biasanya terjadi akibat ulah oknum tidak bertanggung
jawab yang memiliki jiwa jiwa koruptor.
Seperti yang sudah saya bahas, PDAM atau perusahaan penyedia
air minum ini merupakan badan usaha milik daerah. Jadi, sebagian uang yang
diterima oleh PDAM disalurkan ke pemerintah daerah. Dengan demikian, oknum
dalam bisa leluasa menaik turunkan harga air untuk dirinya sendiri, tanpa takut
ketahuan oleh negara.
Kalau udah tau, kenapa
gak dilaporin?
Pertama, semua yang saya katakan ini hanyalah sebatas
dugaan. Saya menyimpulkan dugaan saya ini hanya dengan mendengar desas desus
warga masyarakat, fakta yang tertera di internet, dan hasil wawancara terhadap narasumber yang random dan tidak
sepenuhnya tepat.
Kedua, sekalipun saya ingin melaporkan, saya tidak punya
bukti, kekuatan dan kemampuan untuk menyeret hal ini ke meja hukum.
Kenapa mereka gak
ketahuan oleh pemimpin daerah?
Masih menjadi misteri
Kok gak dijawab dengan
dugaan?
Bila saya jawab, nanti saya bakalan dicari dan ditangkap
dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Terus kenapa diawal udah
main tuduh aja?
Karena ”oknum dalam” itu bisa siapa saja. Biarlah mereka
sadar dengan sendirinya
Terus, solusinya?
Solusi dari pertanyaan ini ada 4
Pertama, gunakan lah air dengan hemat
Kedua, tampunglah air hujan dalam profill atau drum untuk
menekan penggunaan air PDAM.
Ketiga, mengecilkan laju keran air (dapat membantu mengurabgi debit air pembayaran. Saya juga gak tau kok bisa demikian)
Terakhir, menghitung penggunaan air yang sudah dipakai.
Lalu, apa yang terjadi bila kita tidak membayar air?
Ya, saluran air nya bakalan diputusin dan kalian pun gak bisa menerima pasokan air lagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar